Selasa, 22 Juli 2014

Properti investasi

Properti investasi adalah tanah atau bangunan atau bagian dari suatu bangunan atau kedua duanya yang dikuasai oleh pemilik atau lesse melalui sewa pembiayaan untuk menghasilkan rental atau kenaikan nilai atau keduanya dan tidak untuk :
  1. Digunakan dalam produksi atau penyedia barang atau jasa atau untuk tujuan administratif atau
  2. Dijual dalam kegiatan sehari-hari

Contoh  properti investasi :
  • Tanah yang dikuasai dalam jangka panjang untuk kenaikan nilai dan bukan untuk dijual jangka pendek dalam kegiatan sehari-hari
  • Tanah yang dikuasai saat ini yang penggunaannya belum ditentukan
  • Bangunan yang dimiliki melalui sewa pembiayaan dan disewakan kepada pihak lain melalui satu atau lebih sewa operasi
  • Bangunan yang belum terpakai tetapi tersedia untuk disewakan kepada pihak lain melalui satu atau lebih sewa operasi 
  • properti dalam proses pembangunan atau pengembangan yang di masa depan digunakan sebagai properti investasi.

Contoh bukan properti investasi: 

  • Properti yang dimaksud untuk dijual dalam kegiatan usaha sehari-hari atau sedang dalam proses pembangunan untuk dijual (PSAK 14 – Persediaan)
  • properti dalam proses pembangunan atau pengembangan atas nama pihak ketiga
  • Properti yang digunakan sendiri (PSAK 16 – Aset Tetap)
  • Properti yang disewakan kepada entitas lain dengan cara sewa pembiayaan

Kunjungi juga website kami www.asset-compass.com

Sabtu, 19 Juli 2014

Pembagian Asset

Aset dapat dibagi menjadi aset nyata atau aset tidak nyata.
 
Aset Nyata  (Tangible Asset):
- Tabungan uang yang pemasukannya dalam bentuk bunga.
- Saham, bunga,
- Properti nyata, (bangunan, tanah)
- Aset-aset "berat" selain real estate, dengan pemasukan dalam bentuk keuntungan modal . (perhiasan, furniture,)
- Mesin, alat dan komponen produksi nyata
- Barang keluarga yang kuat dan tahan lama dengan keuntungan lewat meningkatnya efisiensi tugas keluarga.
- Sumber alam seperti perkebunan ,minyak ,mineral dan kayu hutan dengan keuntungan penjualan panen atau komoditas yang diambil.
- Hak cipta dan hak paten dengan keuntungan dalam bentuk royalti dan biaya penggunaaan lainnya.
 
Aset tidak Nyata (Intangible Asset) :
- Akses pada kredit (kapitas yang dimiliki oleh orang lain) dengan keuntungan tergantung dari penggunaan kredit tersebut (investasi)
- Manusia (human capital), yang secara umum memiliki intelegensia, latar belakang pendidikan, pengalaman kerja, pengetahuan, keterampilan dan kesehatan, dan juga energi, visi , harapan, dan imaginasi, dengan bentuk pemasukkaannya adalah gaji dan kompensasi lainnya setelah melakukan pekerjaan, layanan dan ide.
- Modal budaya (cultural capital) dalam bentuk pengetahuan dari subjek yang secara kultural signifikan, kemampuan untuk menghadapi situasi sosial dan birokrasi formal, termasuk kosa kata, aksen, cara berpakaian, penampilan dengan bentuk keuntungan mendapatkan penerimaan dari pola asosiasi.
- Modal sosial informal  (informal social capital ) dalam bentuk keluarga, teman, koneksi yang kadang disebut dengan jaringan sosial dengan bentuk keuntungan dukungan material, dukungan emosional, informasi dan akses yang leih mudah pada pekerjaan, kredit , perumahan dan tipe aset yang  lainnya.
- Modal sosial formal atau modal organisasi yang artinya adalah struktur atau teknik organisasi formal yang berlaku pada modal nyata, penanamannya dalam bentuk peningkatan efisiensi keuntungan.
- Modal politis dengan bentuk partisipasi , kekuatan dan pengaruh dengan keuntungan peraturan dan keputusan yang menguntungkan serta diinginkan pada level pemerintahan negara juga lokal.
 
Dampak kesejahteraan dari aset :
- Meningkatkan stabilitas keluarga
- Menciptakan orientasi masa depan
- Menstimulasi berkembangya aset  yang lain
- Memiliki fokus dan spesialisasi
- Memiliki dasar pengambilan resiko
- Meningkatkan efektivitas personal
- Meningkatkan pengaruh sosial
- Meningkatkan partisipasi politik
- Meningkatkan kesejahteraan anak
 
 
 

Apa itu Kaya

Kekayaan
 
 bukanlah pendapatan, menghabiskan, dan mengonsumsi. Namun kekayaan adalah simpanan, investasi dan jumlah aset yang dimiliki.
 
Kekayaan bisa dugunakan utuk tujuan :
- Tabungan masa depan
- Meningkatkan kemampuan untuk menghadapi  kebutuhan keuangan yang mendesak
- Meningkatkan kekuasan dan pengaruh
- Memberikan warisan untuk generasi berikutnya

Jumat, 18 Juli 2014

Apa itu asset

Aset atau aktiva adalah sumber ekonomi yang diharapkan memberikan manfaat usaha di kemudian hari. Aset dimasukkan dalam neraca dengan saldo normal debit.
Dapat diartikan pula sebagai elemen neraca yang akan membentuk informasi semantik berupa posisi keuangan jika dihubungkan dengan elemen neraca yang lain yaitu modal dan kewajiban.
Atau bisa juga diartikan manfaat ekonomik masa datang yang cukup pasti yang diperoleh atau dikuasai/dikendalikan oleh suatu entitas sebagai akibat transaksi atau kejadian masa lalu.
Banyak sekali pendapat akan pengertian aset.



Apa itu Liabilitas??

Penyajian Kewajiban di laporan keuangan bila dihubungkan dengan komponen laporan posisi keuangan yang lain (aset dan modal) harus menggambarkan secara layak posisi keuangan perusahaan. Liabilitas merupakan pengorbanan ekonomis yang wajib dilakukan oleh perusahaan di masa yang akan datang dalam bentuk penyerahan aset atau pemberian jasa yang disebabkan oleh tindakan atau transaksi pada masa sebelumnya.

Secara umum, terbagi atas liabilitas jangka pendek dan liabilitas jangka panjang. Klasifikasi liabilitas jangka pendek adalah:
- Diselesaikan dalam siklus operasi normal.
- Untuk tujuan diperdagangkan.
- Jatuh tempo dalam jangka waktu 12 bulan setelah periode pelaporan; atau.
- Perusahaan tidak memiliki hak tanpa syarat untuk menunda penyelesaian liabilitas selama sekurang-kurangnya   12 bulan setelah periode pelaporan.

Perusahaan mengklasifikasikan liabilitas yang tidak termasuk kategori tersebut sebagai liabilitas jangka panjang. Termasuk dalam klasifikasi liabilitas, antara lain:
Pinjaman subordinasi, merupakan pinjaman yang diperoleh berdasarkan suatu perjanjian subordinasi dimana pinjaman ini baru dapat dibayar kembali apabila perusahaan telah melunasi liabilitas tertentu. Dalam hal likuidasi, pinjaman baru dapat dilunasi setelah perusahaan menyelesaikan seluruh liabilitasnya.
Liabilitas bersyarat, adalah liabilitas yang kemungkinan timbulnya tergantung pada terjadi atau setidaknya satu atau lebih peristiwa dimasa yang akan datang, dan dengan demikian pada tanggal laporan posisi keuangan belum terdapat kepastian ada atau tidaknya liabilitas tersebut.

Kamis, 17 Juli 2014

Resiko Investasi Reksadana

1.    Risiko menurunnya NAB (Nilai Aktiva Bersih) Unit Penyertaan
Penurunan ini disebabkan oleh harga pasar dari instrumen investasi yang dimasukkan dalam portofolio Reksadana tersebut mengalami penurunan dibandingkan dari harga pembelian awal. Penyebab penurunan harga pasar portofolio investasi Reksadana bisa disebabkan oleh banyak hal, di antaranya akibat kinerja bursa saham yang memburuk, terjadinya kinerja emiten yang memburuk, situasi politik dan ekonomi yang tidak menentu, dan masih banyak penyebab fundamental lainnya.
2.    Risiko Likuiditas
Potensi risiko likuiditas ini bisa saja terjadi apabila pemegang Unit Penyertaan reksadana pada salah satu Manajer Investasi tertentu ternyata melakukan penarikkan dana dalam jumlah yang besar pada hari dan waktu yang sama. Istilahnya, Manajer Investasi tersebut mengalami rush (penarikan dana secara besar-besaran) atas Unit Penyertaan reksadana. Hal ini dapat terjadi apabila ada faktor negatif yang luar biasa sehingga memengaruhi investor reksadana untuk melakukan penjualan kembali Unit Penyertaan reksadana tersebut. Faktor luar biasa tersebut di antaranya berupa situasi politik dan ekonomi yang memburuk, terjadinya penutupan atau kebangkrutan beberapa emiten publik yang saham atau obligasinya menjadi portofolio Reksadana tersebut, serta dilikuidasinya perusahaan Manajer Investasi sebagai pengelola Reksadana tersebut.
3.    Risiko Pasar
Risiko Pasar adalah situasi ketika harga instrumen investasi mengalami penurunan yang disebabkan oleh menurunnya kinerja pasar saham atau pasar obligasi secara drastis. Istilah lainnya adalah pasar sedang mengalami kondisi bearish, yaitu harga-harga saham atau instrumen investasi lainnya mengalami penurunan harga yang sangat drastis. Risiko pasar yang terjadi secara tidak langsung akan mengakibatkan NAB (Nilai Aktiva Bersih) yang ada pada Unit Penyertaan Reksadana akan mengalami penurunan juga. Oleh karena itu, apabila ingin membeli jenis Reksadana tertentu, Investor harus bisa memperhatikan tren pasar dari instrumen portofolio Reksadana itu sendiri.
4.    Risiko Default

Risiko Default terjadi jika pihak Manajer Investasi tersebut membeli obligasi milik emiten yang mengalami kesulitan keuangan padahal sebelumnya kinerja keuangan perusahaan tersebut masih baik-baik saja sehingga pihak emiten tersebut terpaksa tidak membayar kewajibannya. Risiko ini hendaknya dihindari dengan cara memilih Manajer Investasi yang menerapkan strategi pembelian portofolio investasi secara ketat.


kunjungi http://www.asset-compass.com

Jenis Reksadana


                1.    Reksadana Saham.
Reksadana saham adalah reksadana yang melakukan investasi sekurang-kurangnya 80% dari portofolio yang dikelolanya ke dalam efek bersifat ekuitas (saham). Efek saham umumnya memberikan potensi hasil yang lebih tinggi berupa capital gain melalui pertumbuhan harga-harga saham dan deviden. Reksadana saham memberikan potensi pertumbuhan nilai investasi yang paling besar demikian juga dengan risikonnya.

2.    Reksadana Campuran.
Reksadana campuran adalah reksadana yang melakukan investasi dalam efek ekuitas dan efek hutang yang perbandingannya tidak termasuk dalam kategori reksadana pendapatan tetap dan reksadana saham. Potensi hasil dan risiko reksadana campuran secara teoritis dapat lebih besar dari reksadana pendapatan tetap namun lebih kecil dari reksadana saham.

3.    Reksadana Pendapatan Tetap.
Reksadana pendapatan tetap adalah reksadana yang malakukan investasi sekurang-kurangnya 80% dari portofolio yang dikelolanya ke dalam efek bersifat hutang. Risiko investasi yang lebih tinggi dari reksadana pasar uang membuat nilai return bagi reksadana jenis ini juga lebih tinggi tapi tetap lebih rendah daripada reksadana campuran atau saham.

4.    Reksadana Pasar Uang.

Reksadana pasar uang adalah reksadana yang melakukan investasi 100% pada efek pasar uang yaitu efek hutang yang berjangka kurang dari satu tahun. Reksadana pasar uang merupakan reksadana yang memiliki risiko terendah namun juga memberikan return yang terbatas.

kunjungi http://www.asset-compass.com

Tips Kredit KPR Untuk Pasangan Muda

Berikut tips ambil kredit KPR dari Bank untuk pasangan usia muda :

  • Analisa perencanaan keuangan pribadi dan pasangan anda seperti jumlah pendapatan yang diterima dan jumlah pengeluaran setiap bulannya sebelum anda melakukan permohonan kredit. 
  • Sesuaikan kemampuan anda untuk membayar angsuran per bulannya, dan hindari keinginan untuk memperbesar jumlah kredit di luar batas kemampuan anda mengangsur setiap bulan. 
  • Cek nilai utang Anda yang sedang berjalan, jika sebelumnya Anda memiliki utang dan telah dilunasi pastikan bahwa utang Anda telah selesai (form atau surat bukti pelunasan). 
  • Disarankan semua kewajiban Anda tidak bermasalah minimal 6 bulan sebelum pengajuan KPR ke bank.
  • Mulailah menabung di salah satu bank dengan memasukkan pendapatan tetap Anda setiap bulannya sehingga mudah dianalisa pihak bank. 
  • Hentikan penambahan utang baru karena bank akan memberikan kredit apabila si calon debitur memiliki penghasilan tiga sampai empat kali lipat dari jumlah angsuran Anda per bulan. 
  • Persiapkan data-data anda seperti KTP suami istri, Kartu Keluarga, Slip Gaji, dan persyaratan pendukung lainnya.

Jenis dan Syarat KPR

Jenis KPR
1.       KPR subsidi yaitu kredit yang diperuntukkan kepada masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah dalam rangka memenuhi kebutuhan perumahan atau perbaikan rumah yang telah dimiliki. Subsidi yang diberikan berupa ; subsidi meringankan kredit dan subsidi menambah dana pembangunan atau perbaikan rumah. Kredit subsidi diatur sendiri oleh pemerintah. Sehingga tidak setiap masyarakat bisa mengajukan kredit ini. Batasan yang di tetapkan pemerintah dalam subsidi ini adalah penghasilan pemohon dan maksimum kredit yang diberikan.
2.       KPR non subsidi yaitu KPR yang diperuntukkan bagi seluruh masyarakat. Ketentuan KPR ditetapkan oleh bank, penentuan besarnya kredit maupun suku bunga dilakukan sesuai kebijakan bank yang bersangkutan.

Persyaratan KPR
1.       KTP suami atau istri (bila sudah menikah)
2.       Kartu keluarga (KK)
3.       Keterangan penghasilan / slip gaji
4.       Laporan keuangan (wiraswasta)
5.       NPWP Pribadi (untuk kredit di atas 100 juta)
6.       SPT PPh Pribadi (untuk kredit di atas 50 juta)
7.       Fotocopy sertifikat induk dan atau pecahan (bila membeli dari developer)
8.       Fotocopy sertifikat (bila jual beli perorangan)
9.       Fotocopy IMB

kunjungi http://www.asset-compass.com

Perhitungan Bunga KPR

Ada 2 metode dalam perhitungan bunga KPR yaitu efektif dan flat.
Dalam metode Efektif, bank menghitung bunga berdasarkan saldo pokok pinjaman bulan sebelumnya. Jumlah bunga adalah perkalian tingkat suku bunga dengan sisa pokok pinjaman. Karena setiap bulan saldo pokok pinjaman akan berkurang seiring dengan pembayaran cicilan, maka dalam metode efektif debitur membayar jumlah bunga yang terus menurun setiap bulan. Disebut metode efektif karena pada dasarnya debitur membayar bunga hanya atas sisa pinjaman yang masih dimiliki dan bukan membayar bunga atas dasar plafond pinjaman.
Metode efektif dimodifikasi dengan metode anuitas yang mengatur supaya jumlah angsuran pokok dan bunga yang dibayar senantiasa sama setiap bulan. Dalam pembayaran angsuran tersebut terdapat komponen pokok dan bunga, dimana dengan metode annuitas, jumlah pembayaran pokok dan bunga akan disesuaikan sedemikian rupa, sehingga jumlah total pembayaran angsuran tetap sama setiap bulan. Porsi pembayaran bunga yang menurun akan dikompensasikan dengan porsi pembayaran pokok yang meningkat. Biasanya Bank memiliki aplikasi software yang secara otomatis menghitung bunga anuitas.
Cara perhituan bunga efektif dengan metode annuitas akan diuraikan dalam contoh berikut. Misalnya, debitur mengambil pinjaman KPR senilai Rp 24 juta selama 1 tahun dengan bunga efektif 10% per tahun,  perhitungan akan muncul sebagai berikut
Tabel Perhitungan Bunga KPR dengan Metode Efektif
Bunga anuitas bulan 1 = Rp 24.000.000,00 x 10% x (30 hari/360 hari) = Rp 200.000,00
Angsuran pokok dan bunga pada bulan 1 adalah Rp 1.909.981  + 200.000,00 = Rp  2.109.981
Bunga anuitas bulan 2 = Rp 20.164.121 x 10% x (30 hari/360 hari) = Rp 184.083
Angsuran pokok dan bunga pada bulan 2 adalah Rp 184.083 +  1.925.898  = Rp  2.109.981
Terlihat bahwa angsuran bulan kedua sama dengan angsuran bulan pertama dan seterusnya dimana besarnya angsuran akan tetap sama sampai dengan selesainya jangka waktu kredit. Namun, komposisi angsuran pokok dan angsuran bunga berubah –ubah setiap bulan, dimana porsi pembayaran pokok terus meningkat setiap bulan yang mendorong sisa pokok/hutang terus berkurang (sampai akhirnya lunas di bulan 12) yang ujungnya mengurangi jumlah tagihan bunga.
Dalam metode Flat, bank menghitung bunga berdasarkan pokok pinjaman awal, bukan berdasarkan sisa pinjaman debitur. Dengan metode ini, debitur membayar jumlah bunga yang tetap sama setiap bulan lantaran pokok pinjaman yang dijadikan faktor pengali (plafond) dari bunga tidak berubah. Ini berbeda dengan metode efektif dimana jumlah bunga menurun setiap bulan sejalan berkurangnya saldo pinjaman.
Jumlah total pembayaran dari pokok dan bunga setiap bulan sama besarnya. Demikian juga, porsi pokok dan porsi bunga dalam total cicilan setiap bulan tidak berubah.
Dalam contoh kasus di atas misalkan bunga flat sebesar 5,4991% per tahun.
Tabel Perhitungan Bunga KPR dengan Metode Flat
Bunga flat tiap bulan selalu sama = (Rp 24.000.000,00 x 5,4991% x 1 ) : 12= Rp 109.982,00
Angsuran pinjaman bulan 1:  Angsuran pokok dan bunga pada bulan 1 adalah
Rp 2.000.000,00 + 109.982,00 = Rp 2.109.982
Angsuran pinjaman bulan 2: Angsuran pokok dan bunga pada bulan 2 adalah
Rp 2.000.000,00 + 109.982,00 = Rp 2.109.982
Dan seterusnya sampai bulan 12, maka saldo pinjaman akan nol dan hutang lunas.
Yang penting dipahami, metode perhitungan bunga akan mempengaruhi besar kecilnya angsuran bunga yang harus dibayar debitur atas kredit yang diberikan bank. Berdasarkan contoh kasus di atas, bahwa untuk jangka waktu kredit 2 tahun, maka suku bunga efektif 10% per tahun akan menghasilkan angsuran yang sama dengan suku bunga flat 5,3739 % per tahun. Antara perhitungan bunga efektif dan flat untuk menghasilkan jumlah angsuran yang sama, maka bunga efektif akan lebih tinggi dibandingkan bunga flat.

(sumber:www.duwitmu.com)

Keuntungan dan Kerugian Over Kredit Murah

Over kredit rumah dipandang sebagai salah satu solusi menghadapi naiknya bunga KPR. Dikarenakan bisa menurunkan tingginya bunga. Namun, perlu paham untung ruginya, banyak hal perlu dipertimbangkan sebelum melakukan over kredit.
Over kredit pada dasarnya adalah pemindahan pinjaman rumah yang sudah berjalan di sebuah bank ke bank lain. Apa istimewanya? Dengan menjadi pinjaman baru ditempat lain, maka bunga yang digunakan berubah mengikuti bunga tetap pinjaman baru yang lebih rendah dibandingkan bunga mengambang yang digunakan pinjaman berjalan.
Bunga tetap yang lebih rendah hanya bisa dinikmati dalam periode tertentu, misalnya 1 atau 2 tahun, dan paling lama 5 tahun. Setelah masa ini berakhir, Anda harus membayar cicilan mengikuti bunga mengambang yang lebih tinggi. Ingin tahu Cara Perhitungan Bunga KPR baca disini.
Ambil contoh kondisi saat ini. Misalnya, pinjaman Anda sudah berjalan 3 tahun, maka cicilan kena bunga mengambang di kisaran 12% – an. Sementara, bunga tetap berada di kisaran 9 sd 10% per tahun.  Dengan memindahkan, Anda bisa menikmati kembali bunga tetap yang lebih rendah.
Tidak hanya itu. Dengan over kredit, Anda bisa mendapatkan tambahan dana dari pinjaman yang baru. Bank memberikan pinjaman baru yang lebih tinggi dari plafond pinjaman sebelumnya, tentu saja, selama nilai jaminan mendukung.
Dalam over kredit, jaminan akan di nilai ulang oleh bank yang baru. Mengingat nilai properti cenderung naik, nilai jaminan setelah penilaian terbaru biasanya akan lebih tinggi. Cukup untuk mendapatkan plafond yang lebih besar.
Tentu saja, sebelum menyetujui kenaikkan plafond , bank akan memastikan apakah Anda memiliki kemampuan keuangan untuk membayar cicilan yang lebih besar.
Bagi bank, over kredit juga punya nilai plus. Debitur yang memiliki pinjaman punya track-record pembayaran. Track-record ini sangat disukai oleh bank karena menjadi bukti bagaimana karakter dan kemampuan bayar si debitur.
Itu sebabnya bank mendorong over kredit. Selain iming-iming plafond lebih tinggi, bank juga menawarkan bunga yang lebih murah buat pinjaman over kredit dibandingkan misalnya pinjaman untuk pembelian rumah bekas.
Paling tidak ada hal yang mesti jadi perhatian Anda, yaitu prosesnya dan biaya yang harus dibayar, dalam over kredit rumah.
Proses Over Kredit Rumah
Bank akan melakukan analisa kredit dan menilai kembali (re-appraisal) jaminan. Jadi, Anda harus siap – siap mengumpulkan kembali dan menyerahkan dokumen identitas dan bukti penghasilan yang terbaru yang menjadi syarat pengajuan kredit.
Over kredit dilakukan layaknya proses pinjaman baru. Namun, karena sudah ada track record pembayaran di bank sebelumnya, proses persetujuan kredit biasanya lebih cepat. Bank mengandalkan data histori pembayaran dalam menilai permohonan over kredit.
Makanya, sebelum melakukan over kredit, Anda baiknya memastikan bagaimana performance pembayaran kredit selama ini. Kalau sering terlambat, apalagi sampai lebih dari 60 hari, sebaiknya Anda memikirkan kembali kenginginan mengajukan pemindahan pinjaman. Bank akan menolak aplikasi yang kinerja pembayarannya buruk.
Proses lainnya adalah penilaian ulang atas jaminan. Selain ingin mengetahui nilai terkini jaminan, bank akan mengecek kembali dokumen terkait, terutama keabsahan Ijin Mendirikan Bangunan (IMB).
Yang kadang terjadi adalah antara IMB dan kondisi bangunan saat ini sudah berbeda. Misalnya, IMB masih satu lantai tetapi bangunan sekarang sudah dua lantai. Perbedaan ini perlu dibicarakan segera untuk dicari solusinya karena bagi bank ketidaksesuaian ini punya risiko yang akan mempengaruhi persetujuan pinjaman.
Bagaimana dengan dokumen jaminan? Karena pinjaman belum lunas, maka sertifikat masih dipegang bank yang lama. Sementara, bank yang baru membutuhkan dokumen ini guna melakukan pengecekan sertifikat. Yang umum dilakukan adalah notaris bank yang baru akan melakukan pengecekan dengan menggunakan copy sertifikat.
Kenapa berani ya dengan copy saja. Bank yang baru berani melakukannya karena berpatokan bahwa bank yang lama pasti sudah melakukan pengecekan yang cukup sebelumnya  sehingga berani memberikan persetujuan kredit.
Proses akhir, tetapi yang paling rumit, adalah pelunasan dan penyerahan sertifikat serta dokumen pendukung lainnya.
Sertifikat tidak akan bisa diambil sebelum debitur membayar lunas pinjaman, itu syarat yang berlaku di semua bank. Dan, bank yang lama akan menyerahkan sertifikat kepada debitur, bukan kepada bank yang baru, meskipun dalam over kredit, pembayaran sebenarnya berasal dari bank yang baru.
Jadi, saat kredit sudah dicairkan, bank yang baru belum memegang sertifikat tanah dan bangunan yang menjadi jaminan. Ada jeda waktu antara kredit cair sampai sertifikat diterima. Ini kadang menimbulkan masalah.
Proses yang umum dilakukan adalah, setelah pengajuan over kredit disetujui, bank yang baru akan membayar lunas pinjaman ke bank yang lama. Setelah itu, debitur bersama dengan notaris yang telah ditunjuk bank yang baru, akan mengambil dokumen sertifikat tersebut untuk selanjutnya diproses oleh notaris tersebut.
Masalah yang seringkali muncul adalah proses pengeluaran dokumen sertifikat yang terlalu lama. Akibatnya, bank yang baru enggan melakukan proses over kredit rumah.
Sebagai debitur, Anda perlu memastikan berapa lama bank mengeluarkan sertifikat  setelah pelunasan. Kemudian, mengkonsultasikan dengan bank yang baru, apakah bisa menerima waktu penyerahan sertifikat yang ada.
Dari sini kelihatan bahwa proses over kredit tidak mudah. Banyak titik – titik yang perlu diperhatikan. Tiga pihak yang terlibat, Anda sebagai debitur, bank yang sekarang dan bank yang baru, membuat prosesnya menjadi lebih rumit dari proses pinjaman biasa yang hanya melibatkan Anda dan satu bank.

Biaya Over Kredit Rumah
Pertama, biaya pelunasan dipercepat.  Anda harus membayar denda ke bank atas pelunasan pinjaman yang lebih cepat dari periode waktu (tenor) yang disepakati diawal.
Berapa denda pelunasan dipercepat? Itu tergantung perjanjian kredit dengan masing – masing bank. Tidak ada patokan yang standard.

Biaya umumnya dihitung dari sejumlah prosentase tertentu dari sisa pokok pinjaman. Misalnya, dalam perjanjian KPR saya, bank menetapkan 2% dari sisa pokok pinjaman sebagai denda pelunasan dipercepat.
Itu artinya, jumlah denda sangat dipengaruhi oleh sisa pokok pinjaman.
Bagi yang masa kreditnya baru mulai beberapa tahun,  sisa pokok pinjaman masih besar, sehingga jika melakukan over kredit jumlah denda yang nanti harus dibayar cukup lumayan. Ini karena pada masa awal kredit, alokasi pembayaran cicilan sebagian besar digunakan untuk membayar bunga.
Kedua, biaya pengurusan over kredit. Seperti yang diungkapkan di bagian awal, over kredit diberlakukan seperti kredit baru. Oleh karena itu, semua biaya pengurusan kredit baru harus dibayar dalam proses over kredit.
Nah, jumlah biaya ini tidaklah kecil. Mulai dari biaya appraisal jaminan, notaris, legal dan surat-surat yang lain. Harus dipastikan semua biaya ini diperhitungkan secara komplit. Jangan sampai nanti kaget, “kok biaya over kredit banyak sekali, ya”.


(sumber : www.duwitmu.com)

Tips Membeli Rumah Lewat Iklan

Ada banyak cara yang bisa dilakukan dalam menemukan rumah idaman. Mendatangi pameran perumahan, atau melalui iklan yang ada di majalah, koran, baliho, atau bahkan media internet. Semua cara ini masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangannya.
Biasanya, bagi Anda yang tidak memiliki banyak waktu cenderung menggunakan iklan di media internet untuk mencari rumah. Ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan jika ingin mencari rumah lewat iklan ini.
Pertama, Jika dalam iklan dicantumkan bahwa harga bisa dinegoisasikan, pastikan jika Anda memang melakukan negoisasi harga. Awalnya, tawarkan harga paling rendah untuk rumah yang Anda inginkan.
Kedua, jika harga yang ditawarkan di iklan sangat rendah dan tidak masuk akal, cobalah untuk menanyakan apakah rumah tersebut dilengkapi dengan surat-surat kepemilikan dan apakah pemiliknya masih hidup. Acap kali rumah yang dijual murah ternyata merupakan rumah sengketa, atau Anda diminta untuk melakukan pengurusan dokumen-dokumen sendiri.
Ketiga, tanyakan secara mendetail mengenai informasi rumah yang dijual melalui nomor telepon yang tertera di dalam iklan.
Keempat, cermati iklan penjualan yang berulang-ulang. Jika rumah yang ingin Anda beli ternyata diiklankan oleh pemiliknya secara berulang-ulang, bukan hanya dalam waktu satu hari tetapi hingga beberapa minggu kemudian, Anda perlu berhati-hati. Bisa jadi hal ini merupakan pertanda jika rumah yang dijual tersebut memiliki masalah.

(as/okezone)

Haruskah Menggunakan Jasa Broker Properti

Berikut uraiannya, seperti disitat laman Daily Mail Property, Senin (19/12/2011):
1. Mereka mengetahui pasar properti lokal.
Agen properti paham betul mengenai pasar properti di sekitar lingkungan Anda. Dengan begitu, tidak usah heran jika mereka akan menganalisis nilai investasi properti Anda secara realistis, dan memasukkannya ke daftar listing market.

2. Mereka memiliki datasbase pembeli potensial.
Agen properti memiliki database mengenai pembeli yang sangat berpotensial untuk membeli properti Anda. Dari database tersebut, mereka akan mencocokkan pembeli seperti apa yang sesuai dengan nilai rumah Anda. 

3. Pengalaman dan kekuatan pemasaran.
Para agen properti biasanya terhimpun dalam satu perusahaan agen. Jadi dengan legalitas semacam itu, mereka bisa menerapkan beberapa strategi pemasaran yang baik. 

Mereka memiliki akses untuk menampilkan rumah Anda di halaman websitnya, atau mengiklankan ke media massa, dan memasang papan "Di Jual" pada properti Anda. Mereka juga memiliki banyak kantor cabang, sehingga memungkinkan mereka menjaring pembeli lebih luas lagi. Intinya, mereka memastikan properti Anda dipasarkan dengan sebaik mungkin.

4. Mereka lebih ahli menghadapi peminat properti.
Membawa langsung pembeli ke lokasi properti Anda dan menjelaskan apa saja mengenai itu merupakan keahlian mereka. Dengan mendatangkan peminat langsung ke lokasi, maka akan membuka lebar properti Anda segera dilirik dan dibeli.

Pendekatan ini dilakukan sebagai bukti dari Agen properti bahwa mereka tidak sekadar bicara mengenai rumah second hand yang masih bagus, tetapi menunjukkannya langsung, sambil secara persuasif menyarankan peminat untuk segera membeli rumah Anda.

5. Bernegosiasi dengan pembeli dan mengatur penjualan.
Agen properti akan berusaha yang terbaik untuk menjual properti Anda dengan bernegosiasi dengan pembeli. Dari mulai menjelaskan bagaimana properti Anda bisa dimiliki sampai dengan negosiasi harga. Jika sudah terjual, mereka juga akan mengatur bagaimana jalannya penjualan. Dari pembayaran, sampai dengan sertifikasi. 

(sumber:okezone.com)

Selasa, 15 Juli 2014

Tips membeli rumah dengan KPR


Beberapa hal yang harus diperhatikan, antara lain :
1.       Bila membeli rumah perorangan , pastikan bahwa sertifikat yang ada tidak bermasalah dan benar-benar asli. Lakukan pengecekan ke kantor pertanahan untuk membuktikan keabsahan SHM atau HGB.
2.       Lakukan pengecekan terhadap IMB apakah sesuai dengan kondisi bengunan yang ada. IMB ini akan sangat anda perlukan nantinya jika anda melakukan renovasi rumah karena dalam melaksanakan renovasi dibutuhkan adanya ijin mendirikan bangunan dari pemda setempat. Apabila aparat yang berwenang  menemukan bahwa anda melakuakan pembangunan rumah tanpa IMB, maka anda akan dikenakan sanksi yang bias berupa pembongkaran bangunan.
3.       Bila membeli rumah dari developer, pastikan bahwa developer tersebut mempunyai ijin – ijin sebagai berikut ;
-          Ijin peruntukan tanah : ijin lokasi, aspek penata guna lahan
-          Prasarana sudah tersedia
-          Kondisi tanah matang
-          Sertifikat tanah minimal SHGB atau HGB induk atas nama developer
-          IMB induk
4.       Kenali reputasi penjual dan kredibilitasnya baik perorangan maupun developer. Akan lebih baik jika penjual mau kooperatif untuk mendkung proses pengajuan KPR.
5.       Jangan melakukan transaksi jual beli di bawah tangan , artinya apabila rumah yang akan dibeli masih dalam status dijaminkan di bank, maka lakukanlah pengalihan kredit pada bank yang bersangkutan dan dibuaat akte jjual beli di hadapan notaries. Jangan sekali-kali melakukan transaksi pengalihan kredit di bawah tangan, artinya atas dasar kepercayaan saja dan tanda buktinya, hanay berupa kwitansi biasa, karena bank tidak mengakui transaksi yang seperti ini.

6.       Lihat lokasi rumah, apakah daerah banjir, apakah aman, bersihm bising, sehat dll. Dan jangan lupa untuk mendapatkan KPR, bank mempersyaratkan lebar jalan di muka rumah minimal 4 meter. Akan lebih baik jika anda mendapatkan rumah yang jalannya dapat dilewati 2 mobil.    (berbagai sumber)

Senin, 14 Juli 2014

Reksadana

Reksadana adalah wadah dan pola pengelolaan dana/modal bagi sekumpulan investor untuk berinvestasi dalam instrumen-instrumen investasi yang tersedia di Pasar dengan cara membeli unit penyertaan reksadana. Dana ini kemudian dikelola oleh Manajer Investasi (MI) ke dalam portofolio investasi, baik berupa saham, obligasi, pasar uang ataupun efek/sekuriti lainnya.
Menurut Undang-undang Pasar Modal nomor 8 Tahun 1995 pasal 1, ayat (27): “Reksadana adalah wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat Pemodal untuk selanjutnya diinvestasikan dalam portofolio Efek oleh Manajer Investasi.”
Dari kedua definisi di atas, terdapat tiga unsur penting dalam pengertian Reksadana yaitu:
1.   Reksadana merupakan kumpulan dana dan pemilik (investor).
2.   Diinvestasikan pada efek yang dikenal dengan instrumen investasi.
3.   Reksadana tersebut dikelola oleh manajer investasi.
4.   Reksadana tersebut merupakan instrumen jangka menengah dan panjang
Pada reksadana, manajemen investasi mengelola dana-dana yang ditempatkannya pada surat berharga dan merealisasikan keuntungan ataupun kerugian dan menerima dividen atau bunga yang dibukukannya ke dalam "Nilai Aktiva Bersih" (NAB) reksadana tersebut.

Kekayaan reksadana yang dikelola oleh manajer investasi tersebut wajib untuk disimpan pada bank kustodian yang tidak terafiliasi dengan manajer investasi, dimana bank kustodian inilah yang akan bertindak sebagai tempat penitipan kolektif dan administratur.

Jenis Obligasi


 
·         Obligasi suku bunga tetap memiliki kupon bunga dengan besaran tetap yang dibayar secara berkala sepanjang masa berlakunya obligasi.
·         Obligasi suku bunga mengambang atau biasa juga disebut dengan Floating rate note (FRN) memiliki kupon yang perhitungan besaran bunganya mengacu pada suatu indeks pasar uang seperti LIBOR atau Euribor.
·         Junk bond atau "obligasi berimbal hasil tinggi" adalah obligasi yang memiliki peringkat dibahah peringkat investasi yang diberikan oleh lembaga pemeringkat kredit. Oleh karena obligasi jenis ini memiliki risiko yang cukup tinggi maka investor mengharapkan suatu imbal hasil yang lebih tinggi.
·         Obligasi tanpa bunga atau lebih dikenal dengan istilah (zero coupon bond) adalah obligasi yang tidak memberikan pembayaran bunga. Obligasi ini diperdagangkan dengan pemberian potongan harga dari nilai pari. Pemegang obligasi menerima secara penuh pokok hutang pada saat jatuh tempo obligasi.
·         Obligasi inflasi atau lebih dikenal dengan sebutan (Inflation linked bond), dimana nilai pokok utang pada obligasi tersebut adalah mengacu pada indeks inflasi. Suku bunga pada obligasi jenis ini lebih rendah daripada obligasi suku bunga tetap . Namun dengan bertumbuhnya nilai pokok utang sejalan dengan inflasi, maka pembayaran pelunasan obligasi ini akan meningkat pula. Pada periode tahun 1980an, pemerintah Inggris adalah yang pertama kalinya menerbitkan obligasi jenis ini yang diberi nama Gilts. Di Amerika obligasi jenis ini dikenal dengan nama "Treasury Inflation-Protected Securities" (TIPS) dan I-bonds.
·         Obligasi indeks lainnya, adalah surat utang berbasis ekuiti (equity linked note) dan obligasi yang mengacu pada indeks yang merupakan indikator bisnis seperti penghasilan, nilai tambah ataupun pada indeks nasional seperti Produk domestik bruto.
·         Efek Beragun Aset adalah obligasi yang pembayaran bunga dan pokok utangnya dijamin oleh acuan berupa arus kas yang diperoleh dari penghasilan aset. Contoh dari obligasi jenis ini adalah Efek beragun KPR (mortgage-backed security-MBS), collateralized mortgage obligation (CMOs) dan collateralized debt obligation (CDOs).
·         Obligasi subordinasi obligasi yang memiliki peringkat prioritas lebih rendah dibandingkan obligasi lainnya yang diterbitkan oleh penerbit dalam hal terjadinya likuidasi. Dalam hal terjadinya kepailitan maka ada hirarki dari para kreditur. Pertama adalah pembayaran dari likuidator, kemudaian pembayaran utang pajak, dan lain-lain. Pemegang obligasi yang pembayarannya diutamakan adalah obligasi yang memiliki tanggal penerbitan paling awal yang disebut obligasi senior, setelah obligasi ini dilunasi maka barulah pembayaran pelunasan obligasi subordinasi dilakukan. Oleh karena risikonya lebih tinggi maka obligasi subordinasi ini biasanya memiliki peringkat kredit lebih rendah daripada obligasi senior. Contoh utama dari obligasi subordinasi ini dapat ditemui pada obligasi yang diterbitkan oleh perbankan dan pada Efek Beragun Aset . Penerbitan yang berikutnya umumnya dilakukan dalam bentuk "tranches". Senior tranches dibayar terlebih dahulu dari tranches subordinasi.
·         Obligasi abadi, Obligasi ini tidak memiliki suatu masa jatuh tempo. Obligasi jenis ini yang terkenal dalam pasar obligasi adalah "UK Consols" yang diterbitkan oleh pemerintah Inggris, atau juga dikenal dengan nama Treasury Annuities atau Undated Treasuries. Beberapa dari obligasi ini diterbitkan pertama kali pada tahun 1888 dan masih diperdagangkan hingga hari ini. Beberapa obligasi jenis ini juga memiliki masa jatuh tempo yang sangat panjang sekali seperti misalnya perusahaan West Shore Railroadyang menerbitkan obligasi dengan masa jatuh tempo pada tahun 2361 (atau abad ke 24). Terkadang juga obligasi abadi ini dilihat berdasarkan dari nilai tunai obligasi tersebut pada saat ini yang nilai pokoknya mendekati nol.
·         Obligasi atas unjuk adalah merupakan sertifikat resmi tanpa nama pemegang dimana siapapun yang memegang obligasi tersebut dapat menuntut dilakukannya pembayaran atas obligasi yang dipegangnya tersebut. Biasanya juga obligasi ini diberi nomer urut dan didaftarkan guna menghindari pemalsuan namun dapat diperdagangkan seperti layaknya uang tunai. Obligasi ini amat berisiko terhadap kehilangan dan kecurian. Obligasi ini sering disalah gunakan untuk menghidari pengenaan pajak.ref>Eason, Yla (June 6, 1983). "Final Surge in Bearer Bonds" New York Times.</ref> Para perusahaan di Amerika menghentikan penerbitan obligasi atas unjuk i9ni sejak tahun 1982 dan secara resmi dilarang oleh otoritas perpajakan pada tahun 1983.
·         Obligasi tercatat adalah obligasi yang kepemilikannya ataupun peralihannya didaftarkan dan dicatat oleh penerbit atau oleh lembaga administrasi efek. Pembayaran bunga dan pembayaran pokok utang akan dtransfer langsung kepada pemegang obligasi yang namanya tercatat.
·         Obligasi daerah atau di Amerika dikenal sebagai (municipal bond) adalah obligasi yang diterbitkan oleh negara bagian, teritorial, kota, pemerintahan setempat, ataupun lembaga-lembaganya. Bunga yang dibayarkan kepada pemegang obligasi seringkali tidak dikenakan pajak oleh negara bagian yang menerbitkan, namun obligasi daerah yang diterbitkan guna suatu tujuan tertentu tetap dikenakan pajak.
·         Obligasi tanpa warkat atau lebih dikenal sebagai Book-entry bond adalah suatu obligasi yang tidak memiliki sertifikat, dimana mahalnya biaya pembuatan sertifikat serta kupon mengakibatkan timbulnya obligasi jenis ini. Obligasi ini menggunakan sistem elektronik terpadu yang mendukung penyelesaian transaksi efek secara pemindahbukuan di pasar modal.
·         Obligasi lotere atau juga disebut Lottery bond adalah obligasi yang diterbitkan oleh suatu negara (biasanya negara-negara Eropa). Bunganya dibayar seperti tata cara pembayaran bunga pada obligasi suku bunga tetap tetapi penerbit obligasi akan menebus obligasi yang diterbitkannya secara acak pada waktu tertentu dimana penebusan atau pelunasan obligasi yang beruntung terpilih akan dilakukan dengan harga yang lebih tinggi daripada nilai yang tertera pada obligasi .

·         Obligasi perang atau War bond adalah suatu obligasi yang diterbitkan oleh suatu negara guna membiayai perang